5 Pembalap F1 Terbaik Sepanjang Masa

Formula Satu atau FIA Formula One World Championship adalah kelas tertinggi balap mobil F1 yang diatur oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan dimiliki oleh Formula One Group.

Gelar juara dunia F1 pertama kali dimenangkan oleh pembalap asal Italia Giuseppe Farina pada tahun 1950. Di tahun berikutnya, giliran Juan Manuel Fangio menjuarai kompetisi tersebut. Pembalap asal Argentina itu menjadi legenda setelah empat kali juara pada enam tahun berikutnya.

Seiring berjalannya waktu, muncul berbagai nama yang meramaikan dunia Formula Satu. Dari banyaknya pesaing dalam balapan mobil ini, terdapat 5 nama yang digadang-gadang menjadi pembalap Formula Satu terbaik sepanjang masa. 

1) Michael Schumacher
Sumber: AFP/Patrick Hertzog

Schumacher tetap populer baik dikalangan pecinta F1 maupun tidak. Pembalap asal Jerman ini memulai debutnya pada lomba Grand Prix Belgia 1991 bersama tim Jordan. Pada seri berikutnya, ia bergabung dengan tim Benetton sampai akhir musim. Selain itu, Schumi juga sempat bergabung bersama Ferrari dan Mercedes kemudian memutuskan pensiun pada tahun 2012. Menurut statistik, Schumi merupakan salah satu pembalap terbaik sepanjang masa.

Penghargaan yang diraih selama berkecimpung dalam Formula Satu meliputi, 155 kali naik podium, 91 kali kemenangan, 68 pole position dan 7 kali juara dunia, 5 diantaranya dimenangkan secara berturut-turut.

2) Lewis Hamilton
Sumber: Reuters

Secara statistik Lewis Hamilton adalah pembalap F1 terhebat sepanjang masa, dengan 7 gelar juara dunia yang diraihnya. Debut F1 pertamanya adalah pada Grand Prix Australia 2007 bersama tim McLaren. Pada tahun 2013, pembalap asal Inggris ini pindah ke Mercedes hingga saat ini. Sebagai juara bertahan, Hamilton terus memecahkan rekor demi rekor. Memegang rekor 99 kemenangan, 172 kali naik podium, 101 pole position, dan 7 kali juara dunia (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020).

3) Sebastian Vettel
Sumber: Reuters/Christian Bruna

Sebastian Vettel memulai karirnya pada usia delapan tahun, dan cukup mahir untuk dipromosikan ke Red Bull Junior pada usia 11 tahun. Debutnya pada tahun 2007, di Grand Prix Amerika Serikat bersama tim BMW-Sauber menggantikan Robert Kubica setelah kecelakaan besar di Grand Prix Kanada. Selain memperkuat BMW, pembalap asal Jerman tersebut juga bergabung bersama tim Scuderia Toro Rosso, Red Bull Racing, Ferrari, dan yang terakhir Aston Martin. Saat usinya menginjak 21 tahun 74 hari, Vettel mencatatkan rekor menjadi pembalap termuda yang meraih pole position pada Grand Prix Italia.
Sejauh ini, Sebastian Vettel sudah memperoleh 53 kemenangan, 57 pole position, dan 4 kali menyabet gelar juara dunia (2010, 2011, 2012, 2013).

4) Alain Prost
Sumber: Pinterest

Meski memperoleh 4 gelar juara dunia dan lebih dari 50 kemenangan, kesuksesan Alain Prost bisa lebih besar lagi. Namanya muncul dalam cerita para pembalap, karena Prost secara konsisten berada di depan grid. Prost juga menerima gelar sebagai salah satu atlet terbaik Abad 20. Grand Prix Prancis 1981 menjadi ajang kemenangan perdananya dalam F1.

Sepanjang karirnya, pembalap asal Prancis tersebut memperkuat tim McLaren, Renault, Ferrari, dan Williams.

Alain Prost telah memperoleh 51 kemenangan, 33 pole position, dan 4 kali juara dunia (1985, 1986, 1989, 1993).

5) Fernando Alonso

Sumber: Yuya Shino/AFP

Fernando Alonso melakukan debutnya pada tahun 2001 bersama tim Minardi, kemudian bergabung dengan tim Renault pada tahun 2005 di tim inilah Alonso membuat sejarah. Memecahkan rekor lima kejuaraan dunia berturut-turut Michael Schumacher, Alonso menjadi pembalap termuda yang pernah memenangkan kejuaraan tersebut.

Pembalap asal Spanyol itu telah memperkuat beberapa tim, seperti Minardi, Renault, McLaren, dan Ferrari.

Total penghargaan yang Fernando Alonso raih yakni, 32 kemenangan, 22 pole position, dan 2 gelar juara dunia (2005, 2006).

Zahran Fathin Syafaatullah/Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

3 Game Sport Penghasil Uang yang Berbasis Online

Kemenangan Ke-100, Pemimpin Mercedes Puji Lewis Hamilton